Mengetahui Beberapa Bentuk Payudara dengan Keadaan yang Berbeda

Dari masa pubertas, menstruasi, kehamilan, menyusui, sampai menopause, bentuk-bentuk payudara wanita bisa alami perubahan. Biasanya, perubahan ini berbentuk alami, walau ada pula yang dipandang tidak normal. Ketahui lebih dekat.

Payudara terdapat dimuka otot-otot pektoralis mayor. Tempat payudara umumnya terdapat setinggi iga ke-2 sampai ke-6. Beberapa wanita mempunyai payudara berupa mirip gunung tinggi atau kerucut, ada pula yang berupa bulat atau mirip kubah/1/2 lingkaran, sesaat beberapa beda berupa hampir datar. Bentuk-bentuk payudara ini biasanya ditetapkan oleh ligamen Cooper’s, susunan tulang dada, otot yang menyokong, serta kulit yang membungkusnya.

Ukuran serta bentuk-bentuk payudara ini bisa beralih bersamaan dengan siklus hidup normal, satu diantaranya karena perubahan hormon. Hal semacam ini karena jaringan payudara memiliki kandungan reseptor hormon, hingga pada saat menstruasi, kehamilan, menyusui, serta menopause, perubahan hormon bisa menyebabkan perubahan ukuran serta bentuk payudara.

Mengetahui Beberapa Bentuk Payudara dengan Keadaan yang Berbeda

Bentuk Payudara di Masa Pubertas

Hormon estrogen yang bekerjasama dengan hormon perkembangan merangsang perkembangan serta perubahan kelenjar susu pada payudara. Pada step ini, mungkin saja bisa tampak kalau payudara kiri memiliki ukuran sedikit semakin besar dari pada yang kanan.

Bentuk Payudara pada Masa Menstruasi

Hormon estrogen serta hormon perkembangan merangsang perubahan jaringan pendukung, kelenjar, serta lemak yang membuat payudara. Perubahan ini selalu jalan paling tidak empat th. sampai wanita berumur kurang lebih 21 th.. Pada umur ini, ukuran, kepadatan, serta volume payudara sudah terjadi prima. Pada setiap siklus menstruasi menstruasi, payudara juga akan jadi membesar karna timbunan cairan premenstrual yang berbentuk sesaat.

Bentuk Payudara waktu Hamil

Sepanjang masa kehamilan, perubahan kandungan hormon progesteron, estrogen, serta prolaktin mengakibatkan perubahan pada bentuk payudara jadi persiapan masa menyusui. Alveoli distimulasi untuk menghasilkan ASI pada saat dekat persalinan.

Bentuk Payudara pada Masa Menyusui

Dengan fungsional, bentuk payudara di desain spesial untuk berikan makan bayi sepanjang masa menyusui. Oleh karna produksi ASI tergantung pada suhu, jadi dengan alami payudara berupa bulat untuk menolong melindungi suhu yang pas pada jaringan kelenjar susu. Diluar itu, bentuk ini bertindak menghindar bayi tersedak waktu menyusu.

Banyak yang menduga kalau payudara yang kecil akan tidak dapat hasilkan ASI yang cukup. Walau sebenarnya ukuran serta bentuk payudara tidak terkait dengan volume ASI yang dibuat. Prolaktin yang menyebabkan produksi ASI buat bentuk payudara pada saat menyusui jadi lebih padat, kencang, serta besar. Diluar itu puting juga jadi membesar serta warna areolanya jadi lebih gelap. Waktu menyusui, aliran ASI bisa buat kulit serta jaringan payudara merenggang hingga mengakibatkan perubahan bentuk payudara. Sesudah masa menyusui, jaringan ini bisa kembali berkurang, walau ada pula yg tidak.

Bentuk Payudara pada Masa Menopause

Atropi payudara atau pengecilan berlangsung ketika wanita masuk masa menopause karna ada penurunan kandungan estrogen. Hal semacam ini juga dibarengi dengan jaringan adiposa serta kelenjar susu yang semakin layu.

Penuaan menghadirkan konsekwensi alami pada payudara. Makin lama, payudara serta puting juga akan alami penurunan atau di kenal dengan sebutan ptosis. Terkecuali kendor, pada umur 40-an ke atas, perubahan alami pada bentuk payudara diantaranya yaitu munculnya stretch marks, melebarnya jarak antar-payudara, penampilan payudara jadi lebih datar.

Beberapa orang menduga menyusui jadi hanya satu aspek yang buat payudara jadi turun. Pada kenyataannya, payudara yang turun juga di pengaruhi aspek perubahan berat tubuh, gravitasi, serta rutinitas merokok.

Payudara Asimetris

Satu dari empat wanita memanglah mempunyai payudara yg tidak simetris atau payudara besar samping. Berarti satu diantara payudara juga akan memiliki ukuran semakin besar paling tidak satu ukuran dibanding yang beda. Hal semacam ini biasanya adalah hal alami yang terlebih dikarenakan oleh :

  1. Payudara kiri berdekatan dengan jantung, hingga memiliki kandungan semakin banyak susunan pelindung pembuluh vena serta arteri.
  2. Distribusi jaringan payudara yang berlainan pada satu dengan yang beda.

Pada beberapa masalah, bahkan juga 2 dari 10 wanita mempunyai satu payudara yang ukurannya jauh berlainan dengan yang satu sekali lagi, dimaksud dengan sindrom Amazon’s. Bila tidak bisa diatasi sebatas dengan penggunaan bantalan bra, jadi peluang diperlukan pembedahan untuk menyesuaikan ketidaksamaan ukuran ini.

Biasanya, operasi pada payudara dikerjakan untuk mengatasi penyakit spesifik (seperti kanker payudara) serta untuk mengoreksi bentuk. Operasi pengurangan massa payudara biasanya digerakkan dengan kurangi lemak, kulit, jaringan payudara, ataupun perbaikan puting yang melesak. Payudara yang kendor bisa pula dikoreksi dengan mastopexy atau mengangkat tempat payudara dengan sebagian cara, seperti implan.

Selanjutnya, perubahan bentuk-bentuk payudara biasanya berbentuk alami serta tidak beresiko. Namun bertambahnya umur mengakibatkan payudara semakin berisiko alami resiko penyakit. Terkecuali mengecek payudara sendiri dengan teratur, selekasnya periksakan diri ke dokter bila payudara merasa nyeri dengan tidak lumrah ada tonjolan pada payudara, ada ruam, ada cekungan, puting yang melesak, serta muncul cairan abnormal dari puting.