Ciri dan Keunggulan Kambing Etawa Senduro

Kambing peranakan Ettawa Senduro merupakan kambing ras yang ditetapkan sebagai sumberdaya genetik lokal oleh Kementerian Pertanian RI  pada tahun 2014 lalu. Kambing ini berasal dari sebuah desa yang di kenal dengan nama Senduro. Desa Senduro berlokasi di dekat gunung Semeru, kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Kambing ettawa senduro adalah jenis kambing yang merupakan hasil kawin silang antara kambing jamnapari ras dari etwah, Uttar Prades dengan kambing lokal lumajang atau kambing menggolo.

Ciri ciri kambing etawa senduro, antara lain Mempunyai corak warna yang utama adalah warna putih. Jarang mempunyai tanduk, oleh karena itu disebut etawa gundul senduro. Mempunyai kuping, panjang, lemas, terpilin sampai 50 cm. Mempunyai postur panjang, tinggi dan lebih tebal, tingi untuk jantan dapat mencapai 120 cm untuk jantan.

Dengan memelihara kambing ettawa senduro ini dianggap memiliki keuntungan yang bisa memudahkan kita dalam memilih kambing. Karena kambing ras ini tidak dibadi dengan berbagai kriteria seperti pengelompokan kelas A, B, dan C. pembagian kelompok ini dianggap sangat membingungkan bagi sebagian peternak awam.

Modal awal untuk usaha peternakan kambing senduro ini juga tidak mahal. Apabila kita memiliki modal yang agak kecil, kita masih mampu memiliki kambing ettawa senduro dengan kualitas yang baik dan unggul untuk kita ternak sebagai kambing pedaging dan penghasil susu.

Terjangkaunya harga kambing ini juga memudahkan kita untuk menjual ke konsumen untuk kebutuhan kambing kurban misalnya.

Serta harga yang dianggap masuk akal ini dianggap mampu mengurangi resiko. Hal tersebut berkaitan apabila peternak mengalami masalah dengan peliharaannya atau kambing ettawa mati, maka peternak akan mengalami kerugian. Murahnya harga kambing ettawa ini membuat peternak tidak akan mengalami kerugian yang terlalu besar. Harga beli kambing etawa senduro ini berkisar mulai dari 1,5 jutaan.

 

Leave a Reply